Tampilkan postingan dengan label tahanuts. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahanuts. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 April 2016

hidup jangan terlena

Filled under:


untuk pelajaran bersama dibawah ini saya publikasikan kembali pelajaran bagi kita semoga menjadi pelajran dan sebagai muhasabah kita bersama


Untuk dapat menikmati hidup, hal terpenting yang perlu Anda lakukan adalah menjadi SADAR. Inti kepemimpinan adalah kesadaran. Inti spiritualitas juga adalah kesadaran. Banyak orang yang menjalani hidup ini dalam keadaan "tertidur." Mereka lahir, tumbuh, menikah, mencari nafkah, membesarkan anak, dan akhirnya meninggal dalam keadaan "tertidur."
Analoginya adalah seperti orang yang terkena hipnotis. Anda tahu di mana menyimpan uang. Anda pun tahu persis nomor pin Anda. Dan Andapun menyerahkan uang Anda pada orang tidak dikenal. Anda tahu. tapi tidak sadar. Karena itu, Anda bergerak bagaikan robot-robot yang dikendalikan orang lain, lingkungan, jabatan, uang, dan harta benda.
Pengertian menyadari amat berbeda dengan mengetahui. Anda tahu berolah raga penting untuk kesehatan, tapi Anda tidak juga melakukannya. Anda tahu memperjualbelikan jabatan itu salah, tapi Anda menikmatinya. Anda tahu berselingkuh dapat menghancurkan keluarga, tapi Anda tidak dapat menahan godaan. Itulah contoh tahu tapi tidak sadar!

Kematian mungKin merupaKan satu stimulus teroesar yang mampu menyentakkan kita. Banyak tokoh terkenal meninggal begitu saja. Mereka sedang sibuk memperjualbelikan kekuasaan, saling menjegal, berjuang meraih jabatan. lalu tiba-tiba saja meninggal. Bayangkan kalau Anda sedang menonton film di bioskop. Pertunjukan sedang berlangsung seru ketika tiba-tiba listrik padam. Petugas bioskop berkata. "Silakan Anda pulang, pertunjukan sudah selesai!" Anda protes, bahkan ingin menunggu sampai listrik hidup kembali. Tapi. si penjaga hanya berkata tegas, "Pertunjukan sudah selesai, listriknya tidak akan pernah hidup kembali."
Hidup ini seringkali menipu dan meninabobokan orang. Untuk menjadi bangun kita harus sadar mengenai tiga haL yaitu siapa diri kita. darimana kita berasal, dan ke mana kita akan pergi. Untuk itu kita perlu sering mengambil jarak dari kesibukan kita dan melakukan kontemplasi.
Ada sebuah ungkapan menarik dari seorang filsuf Perancis. Teilhard de Chardin, "Kita bukanlah manusia yang mengalami pengalaman-pengalaman spiritual, kita adalah makhluk spiritual yang mengalami pengalaman-pengalaman manusiawi." Manusia bukanlah "makhluk bumi" melainkan "makhluk langit." Kita adalah makhluk spiritual yang kebetulan sedang menempati rumah kita di bumi. Tubuh kita sebenarnya hanyalah rumah sementara bagi jiwa kita. Tubuh diperlukan karena merupakan salah satu syarat untuk bisa hidup di dunia. Tetapi. tubuh ini lama kelamaan akan rusak dan akhirnya tidak dapat digunakan lagi. Pada saat itulah jiwa kita akan meninggalkan "rumah" untuk mencari "rumah" yang lebih layak. Keadaan ini kita sebut meninggal dunia. Jangan lupa. ini bukan berarti mati karena iiwa kita tak pernah mati. Yang mati adalah rumah kita atau tubuh kita sendiri.
Coba Anda resapi paragraf diatas dalam-dalam. Badan kita akan mati, tapi jiwa kita tetap hidup. Kalau Anda menyadari hal ini, Anda tidak akan menjadi manusia yang ngoyo dan serakah. Kita memang perlu hidup. perlu makanan, tempat tinggal, dan kebutuhan dasar lainnya. Bila Anda sudah mencapai semua kebutuhan tersebut, itu sudah cukup! Buat apa sibuk mengumpul-ngumpulkan kekayaan -- apalagi dengan menyalahgunakan jabatan -kalau hasilnya tidak dapat Anda nikmati selama-lamanya. Apalagi Anda sudah merusak jiwa Anda sendiri dengan berlaku curang dan korup. Padahal, jiwa inilah milik kita yang abadi.
Lantas. apakah kita perlu mengalami sendiri peristiwa-peristiwa yang pahit tersebut agar kita sadar?
Jawabnya: ya! Tapi kalau Anda merasa cara tersebut terlalu mahal, ada cara kedua yang jauh lebih mudah: Belajarlah MENDENGARKAN. Dengarlah dan belajarlah dari pengalaman orang lain. Bukalah mata dan hati Anda untuk mengerti,   mendengarkan,   dan  mempertanyakan semua  pikiran  dan paradigma Anda.  Sayang,  banyak orang     yang     mendengarkan     semata-mata     untuk memperkuat pendapat mereka sendiri, bukannya untuk mendapatkan    sesuatu    yang    baru    yang    mungkin bertentangan   dengan   pendapat   mereka   sebelumnya. Orang   yang   seperti   ini   masih   tertidur   dan   belum sepenuhnya bangun.

Posted By aa05.57

Kamis, 14 April 2016

kehidupan yang mendapat ridho Allah

Filled under:

Saya bukan kiyai juga bukan ustad, sebagai share dan untuk mengingatkan saya tentang kehidupan ini, kita semua sering dalam forum pengajian guru menyapaikan kepada kebaikan tentang fikih akan tetapi tidak pernah dibahas apasih yang pertama kali diajarkan oleh Nabi Muhammad saw.
Mari kita sama-sama belajar apa yang pertama disamapaikan oleh nabi kepada para sahabatnya, sampai nabi menjamin sahabatnya yang 10 orang dijamin masuk surga, hari ini kita tidak hidup dengan nabi,lalu siapa yang menjamin dirikita bisa masuk surga!
Kata Allah dalam Alquran sendiri menjamin dan meridhoi orang terdahulu seperti disebut dalam ayatnya yang artinya “sesuangguhnya orang-oang yang dirdoi adalah muhajirin dan anshor dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik”, artinya Allah sendiri rela/ridho dengan muhajin dan anshor, hari kita bukan anshor dan juga mehajiran akan tetapi kita adalah sepeninggalan mereka ,berarti kiat harus berislam seperti yang disebutkan Allah muhajiran dan anshor.
Ketika awal-awal islam di mekah nabi henya menyapaikan kepada sahabat seperti disurat  mudhatsir  yang artinya “perbuatan dosa tinggalkan”, kalimat ini sepintas sederhana sekali akan tetapi mengandung makna pertanyaan “apa yang ditinggalkan” mari kita baca/iqro ,pada saat itu dimekah masyarakat sudah merajale perbuatan-perbuatan yang tercela seperti kedustaan bohong,mencuri,berjina,membunuh,juga menyembah berhala latta,uzza dan manah. Kalau kita renungkan hari ini kira-kira sama tidak perbuatan jaman sekarang dengan jaman ketika dimekah, silahkan jawab dengan hati nurani yang bersih.
Inilah pangkal kerusakan tatanan kehidupan pada saat itu maka tak heran dimekah pada saat itu Allah menyebuh dengan kalimat jahil/bodoh, bodoh buka secara cara berpikir bodoh secara bahasa akan tetapi bodoh secara secara moral dalam tatanan kehidupan.
Rekan-rekan sekalian ada satu analisa seandai kita hari sebagai mengaku umat yang mengikuti  nabi yang membca qura’an dan hadis, kalau yang empat pangkal permasalah pada jaman jahiliyah, yaitu dengan meninggalkan lima perkara
1.tidak berjinah
2.tidak membunuh
3.tidak berdusta
4.tidak mencuri dan
5.tidak musryik
Kalau lima perkara ini diberikan kepada seluruh orang Indonesia satu persatu dan mau meninggalkan lima perkara ini, dari sabang sampai merauke dari presiden sampai tukang sapu.
Ada satu pertanyaan “Kira-kira Indoensia negeri tercinta ini menjadi lebih  BAIK atau LEBIH RUSAK , silahkan rekan-rekan jawab pada comment, dibawah ini sebagai forum sharing dan solusi untuk kita semua.
Semoga bermanfaat untuk kita dan indonesia

Posted By aa00.02

Rabu, 13 April 2016

mengulas kembali siapa kita

Filled under:

Dunia ini adalah tempat ladang kita mencari amal sebanyak-banyak untuk bekal akhirat yang masanya tidak diketahui oleh manusia,tentunya untuk orang islam.apa makna islam yang hari ini mengaku telah menjadi orang islam tentu sudah tidak asing ditelinganya disini hanya sebagai pengingat saja buka menggurui dan mengajarinya. Islam ialah: Penyerahan sepenuhnya kepada Allah dengan mentauhidkan-Nya, tunduk serta ta'at kepada-Nya dan terbebas dari kemusyrikan. Bagaimanakah seseorang dapat dikatakan muslim? Seseorang dikatakan muslim apabila: Beriman kepada Allah * Azza wa Jalla. Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan sesungguhnya Nabi Muhammad saw adalah utusan Allah. Beribadah hanya kepada Allah, tiada menyekutukan-Nya dengan sesuatu. Mengingkari al-Thagut (sembahan selain Allah), serta membersihkan hati dari segala bentuk kemusyrikan. Rukun Islam ada lima: Pertama: Bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Kedua: Mendirikan shalat. Ketiga: Menunaikan zakat. Keempat: Puasa bulan Ramadhan. Kelima: Haji ke Baitullah al-Haram bagi yang sanggup. Akidah adalah keimanan yang benar dan kuat dalam hati setiap mukmin, yang punya peranan penting karena: 

1.Akidah menyadarkan manusia bahwa ia adalah makhluk, pasti ada Pencipta Yang Maha Agung yang telah menjaUikannya dengan sempurna dan mengaruniainya dengan bermacam nikmat. Dialah Pencipta semua yang ada ini, tiada tuhan yang disembah dan memiliki selain Dia. 
 2.Akidah mengenalkan kepada manusia kenapa ia diciptakan? Ia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, untuk memakmurkan bumi dan berusaha mewujudkan kemaslahatan bagi umat manusia. 
3.Akidah juga mengingatkan manusia akan tujuan perjalanannya di dunia, apa yang akan ia hadapi setelah hidup dan mati. 
4.Ia juga mendatangkan perasaan sejuk, tenang dan tentram, serta membangkitkan rasa bergairah, harapan dan kesabaran dalam jiwa manusia. 
5.Akidah juga menjadi pendorong manusia berbuat kebaikan dan menunaikan tugas kewajiban, mengingatkan mereka untuk tidak berbuat aniaya, melampaui batas dam kerusakan di permukaan bumi. 6. Akidah Islam mengajak untuk saling menolong, mengikat persaudaraan, meningkatkan solidaritas antar manusia. Allah berfirman yang artinya: "Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara". [Al Hujuraat: 10] semoga renungan ini bermafaat ini khususnya untuk penulis dan umumnya kepada rekan-rekan semua.yang terpenting mari kita buktikan keislaman kita kepada Allah dengan, menjadi muslim yang dikehendaki allah bukan islam menurut kita sendiri karena kita hamba allah bukan hamba diri sendiri, kita mencari ridho Allah bukan mencari ridho diri kita sendiri. demiakn.. terima kasih

Posted By aa20.13

Kamis, 07 April 2016

makna tahanuts pada judul label

Filled under:

Malu bertanya sesat dijalan makna kecil ini ada benarnya dalam keseharian kita, kita tidak akan mengetahui sesuatu hala apa yang tidak kita tidak mengetahui tanpa bertanya terlebih dahulu,akan tetapi makna tidak akan bermakna kalau sesorang itu sudah mengatahuinya, jika sesuatu yang sudah diketahui tetapi ditanyakan itu nama mencoba/tes seseorang dengan pertanyaan yang sebenar sipenanya sudah mempunya jawabannya.
Tahanuts kalimat yang akan saya tambahkan dalam kategori/label, apa makna tahanuts disini agar tidak bertanya-apa itu tahanus akan umk sedikit gambarkan makna ini.
Tahanuts secara etimologi(bahasa) adalah menyediri,menjauh dari keramaian mencari tempat yang sunyi untuk intropeksi diri, sedangkan menurut terminology (syariat) adalah mencari tempat yang sunyi atau syahdu tanpa diliar oleh orang lain mencari jalan terbaik untuk hidupnya baik dunia maupun akhirat.
Sejarah pada masa dimekah tahanuts ini sudah ada dan lakukakan oleh orang-orang kurais yang tentunya dilakukan oleh orang-orang yang berpikiran maju atau intlektual mereka malakukan pada bulan ramdhan ada mencari wangsit ada yang mencari jimat dan lain-lain, tidak terkecuali Muhammad sebelum dianggakat jadi nabi muhmmad ikut juga bertahanuts muhammat mengambil tempat di hua hira yang jaraknya cukup jauh dari rumah karena gua hira adalah sebuah bukit batu yang ada dimekah.
Muhammad melakukan melakukan tahanuts bukan karena sebab lain akan tetapi Muhammad memikirkan masyarakat ketika itu karena dimekah itu mayarakat telah merajalelanya kemusrikan (menyembah berhala),kedustaan,perzinaan,pencurian,pembunuhaan dan lain-lain, itu pada masa dimekah gimana masa sekarang sama tidak  ! silahkan jawaban ada pada sobat sendiri.
Dari hasil tahanuts itu Muhammad mendapat beberapa hal;
1.mendapat SK (diangakat menjadi nabi dan rasul) dengan kalimatnya yang diriwatakan oleh ibnu hisat dan ibnu hysan “ amsir ya muhhammad anta rasullaoh hadihil ummat” (kira artinya ‘bergembiralah Muhammad engkat rasul allah atas ummat ini”).
2.diturunnya surat al-alaq  surat 1-5
Demikian makna tahanuts menurut etimologi maupuun dilihat dari sejarahnya, kalimat tahanuts akan menambah wahana pada webblog ini semoga menjadi solusi dan manfaat..


Posted By aa19.54